Di Lingkungan Perdamaian, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, jejak banjir dan longsor masih terlihat lama setelah air surut. Sejumlah rumah rusak berat, sebagian bahkan hilang terbawa bencana. Bagi banyak keluarga, kehilangan tidak hanya berupa tempat tinggal, tetapi juga rasa aman dan kepastian untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari.
Melalui Pooling Fund KSO, Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) bersama masyarakat setempat mendampingi proses pemulihan yang berpusat pada kebutuhan keluarga dan anak-anak. Keluarga yang kehilangan rumah menerima dukungan perlengkapan hunian sementara berupa terpal, kasur, tikar, selimut, kelambu, perlengkapan memasak, dan peralatan makan sehingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih layak.
Pada saat yang sama, keluarga rentan juga memperoleh bantuan pangan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah masa pemulihan. Bagi anak-anak yang kehilangan perlengkapan belajar akibat banjir, YAFSI menyalurkan tas sekolah dan alat tulis agar mereka dapat kembali mengikuti kegiatan belajar dengan lebih percaya diri.
Namun pemulihan di Lingkungan Perdamaian tidak berhenti pada bantuan material. Bersama warga, YAFSI membangun sebuah Ruang Ramah Anak yang lahir dari semangat gotong royong komunitas. Para pemuda membantu pembangunan saung, para ibu terlibat dalam persiapan kegiatan, sementara pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat ikut mendukung prosesnya sejak awal.
Sejak berdiri, ruang sederhana tersebut menjadi tempat anak-anak kembali bermain, menggambar, mengikuti permainan tradisional, berolahraga bersama, hingga menikmati kegiatan dukungan psikososial yang membantu mereka memulihkan rasa aman setelah bencana.
Bagi warga Lingkungan Perdamaian, Ruang Ramah Anak bukan sekadar bangunan. Ia menjadi simbol bahwa pemulihan dapat dimulai dari kebersamaan. Ketika kebutuhan dasar keluarga terpenuhi dan anak-anak kembali memiliki ruang untuk tumbuh dan belajar, harapan pun perlahan kembali hadir di tengah komunitas yang sedang bangkit dari bencana.


